Cara Efektif Bertukar Link untuk Meningkatkan Kualitas SEO

Saat pertama kali Google mulai merangkak naik sebagai mesin pencari yang kian hari kian membesar, bertukar link atau link exchange adalah salah satu metode terbaik untuk memperbaiki SEO. Proses kerjanya kurang lebih seperti ini:

  1. Pertama, menghubungkan situs Anda dengan situs lainnya dengan sebuah link.
  2. Lalu pemilik situs lainnya membalas dengan hal yang sama dan Google akan mendeteksi keuda situs memiliki link baru.
  3. Efeknya, Google akan menaikan ranking kedua situs untuk link baru ini.
  4. Profit!

Namun untuk sekarang ini, meningkatkan jumlah pengunjung sebuah web atau blog bukan lagi pekerjaan yang mudah, semudah bertukar link. Kenyataannya, bertukar link seperti ini dapat menimbulkan masalah untuk situs Anda, bahkan dapat memicu penjatuhan algorithmic penalty atau manual penalty oleh Google.

cara tukar link yang aman

Waktu yang Tepat untuk Bertukar Link

melakukan link exchange yang logis dan rasional (bukan dengan maksud untuk memanipulasi ranking) bukanlah sebuah ide yang buruk. Berikut ini adalah panduan bertukar link dengan baik dan benar.

  • Bertukar Link Hanya dengan Situs yang “Berbagi Audiens”

Contohnya Anda memiliki sebuah situs yang menjual produk tertentu. Lalu, ada situs lain yang memiliki produk yang berbeda namun bagi target konsumen yang sama. Ini artinya Anda “berbagi audiens”, dan bertukar link dengan situs ini akan sangat baik bagi kedua belah pihak.

  • Bertukar Link Harus Bermanfaat Bagi Pengguna

Di dalam website yang Anda miliki, terdapat artikel yang sangat populer tentang cara merakit komputer yang baik. Sementara di website lainya ada artikel yang sama-sama populer menjelaskan tentang cara memilih komponen terbaik untuk merakit komputer.

Pertukaran link antar kedua website akan sangat menguntungkan karena orang yang membaca artikel di website Anda, akan sangat menghargai artikel di website yang satunya lagi karena memiliki konten yang relevan, begitu juga sebaliknya.

Jangan Menerima Pertukaran Link Jika,

  • Situs yang meminta pertukaran link tampak outdated, tidak terawat, dan memiliki konten dengan kualitas yang rendah.
  • Situs yang meminta pertukaran link tidak memiliki konten yang relevan dengan konten website yang Anda miliki.
Bagikan artikel ini